the willard

To the worthy, a legacy eternal





the / GUIDE

To be as lamentable as God

of / EVIL

Keluarga Willard adalah keluarga terpandang yang mewarisi kerajaan pengembang real estate asal Amerika yang dikenal sebagai ATLASANA Corp. Mereka telah berkontribusi dalam mengembangkan proyek-proyek terkenal di 31 kota di seluruh dunia selama beberapa generasi. Nenek moyang keluarga ini berasal dari banyak suku dan negara; Yunani, Florence, Italia, dan telah berhasil menguasai berbagai bisnis dan terhubung dengan keluarga-keluarga terkemuka lainnya di Amerika Serikat.Sebagian besar anggota Keluarga Willard digambarkan sebagai individu yang luar biasa rupawan dengan suraian pirang menjadi khas mereka, bersikap sangat sopan (atau mungkin sedikit kaku), pastinya berpendidikan tinggi dan bertutur kata baik. Jangan lupakan sifat mereka yang ramah, pintar menyanjung orang lain dan mendapatkan perhatian orang-orang. Untuk menjadi seorang Willard sejati, seseorang harus mendapatkan pendidikan yang mendalam dalam bidang-bidang yang mungkin dihindari oleh kebanyakan orang dewasa sejak umur belia. Namun dibalik topeng pencitraan sebagai keluarga terkemuka, mereka bisa menjadi kejam kepada orang yang dinilainya tidak berkelas, juga tak kenal ampun ketika terjun dalam sebuah persaingan. Hingga saat ini, mereka terus menjaga nama agung mereka dengan cara seperti itu.Telah mencapai puncak, keluarga ini telah mengumpulkan kekayaan luar biasa dan pengaruh yang tak terbantahkan. Mereka berpartisipasi dalam setiap acara internasional dan sukses melalui diplomasi yang luar biasa, mereka telah mendukung banyak pelajar dan atlet Olimpiade dari seluruh negeri melalui akademi terkenal mereka yang disebut ATLASANA Academy®. Sebagai hasilnya, nama "Willard" terukir di setiap sudut dunia.

•  •  •  the blessing they give us

Willard di lain sisi, merupakan keluarga yang menerima berkat supranatural dari sebuah batu bercahaya yang disebut sebagai Sacred Stone; selain menunjukkan bahwa mereka adalah Willard sejati dengan memiliki berkat, berkat ini kelak akan menjadi penyokong mereka untuk terus berada di tangga teratas.Sebagai tradisi keluarga, Sacred Stone disimpan hanya oleh sang Kepala Keluarga dan hanya Anak Pertama mereka yang mengetahui dimana keberadaan batu tersebut. Sementara anak-anak Willard lainnya akan menerima berkat magis mereka pada ulang tahun kesebelas, usia di mana kepribadian serta bakat alami mereka mulai terbentuk. Umumnya, akan ada sebuah perayaan besar diadakan untuk menghormati mereka yang akan berinteraksi dengan Sacred Stone.Sayangnya, jumlah Sacred Stone terbatas, sehingga Willard muda biasanya menunggu Willard tertua berpulang sebelum bisa berinteraksi dengan Sacred Stone.Dan siapapun dengan titel Kepala Keluarga akan melanjutkan tradisi juga mencatat berkat baru mereka dalam jurnal keluarga, memperbarui semua informasi yang kelak akan diturunkan ke generasi berikutnya.


The Willard's
Journal of Blessings

...
Telekinesis•Invisibility
Teleportation•Time Manipulation
Elemental Control•Super Strength
Probability Manipulation•Healing Factor
Shapeshifting•Mind Reading
Animal Communication•Power Absorption
Acid Generation•Shadow Manipulation
Crystal Creation•Illusion Casting
Weather Control•Size Manipulation
Intangibility•Molecular Acceleration
Dreamwalking•Technomancy
   •  etc.


atlasana corp.

— BUILDS CITIES, BUILDS LIVES

ATLASANA Corp telah beroperasi selama lebih dari 70 tahun dan dikenal sebagai pencetus Asosiasi Real Estate Amerika yang berperan dalam lahirnya korporasi real estate besar kelak dihari ini.Saat ini, perusahaan berfokus pada pengembangan properti skala besar, telah berhasil mendiversifikasi bisnisnya ke sektor lain, termasuk gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, hotel, apartemen, fasilitas rekreasi, pendidikan, kesehatan, asuransi, seni, dan perantara properti. Hal ini menjadikan ATLASANA Corp sebagai grup bisnis terbesar dan paling beragam dalam hal produk, lokasi geografis, dan segmentasi pasar.ATLASANA Corp mengadopsi prinsip “Build Cities, Build Lives” dan menjunjung tinggi tiga nilai inti; yaitu Integritas, Profesionalisme, dan Kewirausahaan, yang memastikan pembangunan berkelanjutan bagi komunitas dan negara.

VISION
To be a leading property group driven by excellence and innovation, enhancing community life and creating prosperity for stakeholders.
MISSION
To lead the property sector with trust, professionalism, and profitability, becoming the top choice for consumers, a rewarding workplace, a prime investment, and a positive force for society.

Trade nameATLASANA Corp
TypePublic
IndustryConglomerate
HeadquartersLos Angeles, California
Area servedWorldwide
Key peopleErickson Willard (Chairman)
 Victoria Willard
 Yevhen Willard
ProductsReal Estate · Properties · Media and Communication · Academy
SubsidiariesUrbane City LA · IVIES Land NY
 Azure Hotel & Resorts
 igrix.com
 ATLASANA Academy®
Revenue$ 10.7 Trillion (2020)
Websiteatlasanacorpora.com↗

Proyek pertama mereka, Urbane City LA, kini tumbuh menjadi sebuah kawasan kota berkelanjutan; dilengkapi dengan area komersial luas, fasilitas rekreasi, instalasi pengolahan air, ruang publik terbuka, Family Club, fasilitas kesehatan dan olahraga, pasar modern, serta sekolah. Keberhasilan itu memotivasi ATLASANA Corp untuk mengembangkan proyek perumahan berskala kota lainnya di New York yang bernama IVIES Land, serta proyek komersial pertama berupa Hotel di beberapa negara yang bernama Azure Hotel and Resort.Tanpa lupa untuk mendukung SDM berkualitas, ATLASANA Corp berkomitmen menyebarkan ratusan beasiswa pendidikan tinggi di ATLASANA Academy® sebagai institusi akademik publik yang menyediakan berbagai jurusan. Selain itu, ATLASANA Corp juga mengoperasikan penyedia layanan streaming video over-the-top (OTT) bernama Igrix.com, yang menghadirkan beragam konten dengan berbagai genre di 16 pasar di Amerika, Asia, dan Eropa, dengan lebih dari 12,6 juta pengguna aktif bulanan.

AMERICA
📍Los Angeles, California

ASIA
📍Seoul, South Korea

AUSTRALIA
📍Melbourne, Victoria


chained

thicker than blood

Pengaruh keluarga Willard begitu besar dan mendalam, menjadikan mereka sosok sentral dalam setiap dinamika yang terjadi dalam banyak aspek. Dalam perjalanan hidup mereka, banyak individu telah terlibat langsung, memainkan peran penting dalam cerita keluarga ini—karena pada akhirnya, bukankah air pun bisa lebih kental dari darah?


ATLASANA CORP.

Louis Clarke

Personal Assistant (NPC)

Wen Qiu

Assistant (NPC)

Avery

Electrician (NPC), Missing

Evan Thorne

Priv. Doctor (NPC)

Noe Howells

Freelancer (Active)

Art by @lunarsvita

Fumiya Rei

Priv. Detective (Active)


Others

uproar!!

Sponsored Talent (Active)


The Father, The Ruler

Merupakan kepala keluarga Willard sekaligus pemegang keputusan absolut saat ini. Ia dikenal sebagai pria karismatik dengan citra yang baik, seorang pebisnis ulung yang memiliki jaringan luas demi menjaga kestabilan tempatnya.

erickson a. willard

Full name.    Erickson Aldeous Willard
Also known as.    Erick, Sir Willard, Sir.
Date of Birth / Age.    01 April.    51.
Height / Weight.   198 cm.   81,5 kg.
Current stay.    LA, USA.
Face Claim.    Alva Lorenz, Identity V.
Seorang ayah, suami, dan kepala keluarga aristokrat Willard, dengan segala kekayaan yang bergelimpangan; di usianya yang lebih setengah abad, dirinya berdiri 198 sentimeter dengan bobot idealnya 81,5 kilogram.Fisiknya tidak mencerminkan umurnya yang sudah lanjut usia, malah, dirinya cukup atletis dengan berbagai kegiatan olahraga dan tentunya gizi yang memadai.

Wajahnya dihiasi dengan garis rahang yang tegas, bibir tipis yang menawan, juga hidung mancung yang cukup membuatnya seolah replika dari pahatan patung Renaisans. Kulitnya cukup pucar, berpadu dengan surai perak yang disisir rapih ke belakang, memperlihatkan kening yang memberi kesan flamboyan.Hal yang tak pernah lepas darinya adalah luka menjalar seperti ranting yang beradu di sisi kiri wajahnya. Itu berasal dari jantung dan mengarah ke retina.

, Sebelum mempertanyakan mengapa wajah menawan itu bisa didera luka nyaris separuh tempat, mari bicarakan tentang bagaimana anak ketiga sepertinya bisa naik ke bangku takhta. Saat kedua kakaknya, Nathaniel dan Theodore memantik api perperangan perebutan kekuasaan, Erickson berjalan di belakang, menjaga kedua insan itu benar-benar selesai. Satu sama lain. Dia lah pelaku dari kambing hitam yang menyebabkan keduanya tewas dengan sianida.Dan bukannya sang ayah tidak mengetahuinya, namun kehabisan opsi untuk memilih anaknya untuk menguasai keluarga, titel penerus keluarga pun dijatuhkan kepadanya, beserta seluruh rahasia-rahasia busuk yang tersembunyi di dalam kastil. Dan mengetahui bahwa kakaknya memiliki tunangan yang terpaksanya gagal menikah, Erickson mengambil tempatnya juga untuk menikahi calon istri sang kakak, Victoria. Walakin didalam hatinya masih dihuni keberadaan seseorang lain, Clara.Erickson adalah mereka yang pekerja keras, memperhatikan detail, seleranya tinggi dan dia adalah mereka yang dapat berpikir cepat saat berbicara. Walaupun mudah baginya mendapatkan sekat yang pantas dalam kehidupannya yang bergelimang cahaya, Erickson perlahan mulai memperlihatkan tingkah sosiopat; dia tidak pernah merasa bersalah, apalagi menyesal akan keburukan yang ia lakukan dengan sengaja.Moralitasnya semakin tergerus diatas hak-hak manusia. Dia memang bisa membangun imaji pria dengan talenta dan sifat dermawan semudah membalikkan tangan, tapi sifat lainnya yang tidak bisa disebut manusia normal berlakon diluar nalar membuatnya menggeluti hasrat ganjil, kerinduan yang sangat kepada cinta pertama dan larangan istri sah untuk memiliki pasangan yang mampu mengandung mungkin alasan mengapa ia memilih anak laki-laki, terutama berkewarnegaraan Asia, dalam melepas hasrat seksualnya.Erickson memiliki tendensi untuk menguasai manusia—mendominasi, menyita, bahkan menghancurkan mereka hanya untuk membuktikan bahwa ia lebih berkuasa. Kendati demikian, dia tidak pernah bergerak gegabah. Dalam dunia yang ringkih dan bingkai-bingkai tak berpena, Erickson tidak pernah mengerjakan pekerjaan kotornya langsung, dia akan menyuruh orang lain tuk melakukannya, atau bahkan membuat pengaturan dimana pion-pion yang ia pilih akan bergerak sesuai keinginannya.Bersamaan dengan itu, dia paham bahwa dunianya adalah tempat entitas lain yang mengincar kuasa atau menyainginya bahkan menjatuhkannya suatu saat nanti. Bagaimanapun, tidak ada tempat yang abadi, bukan? Dan untuk itu, Erickson tidak ingin melakukan judi atas hidupnya. Segala halnya harus ditata dan diatur sedemikian rupa, sehingga tak ada lagi yang cedera.Itu juga alasannya menjadi pemegang Sacred Stone seorang walau kenyataannya batu itu seharusnya dipegang masing-masing oleh anak-anaknya. Batu itu adalah perampas energi dan kehidupan, dia memilih untuk menjadi tumbal dengan sukarela ketimbang memilih anak tersayangnya dihisap kekuatan magis.Nahas, alasan ini tidak pernah jadi perhatian siapapun, bukan Erickson ingin mengungkapkannya juga, dan semua kesalahpahaman juga konflik memanjang tanpa pernah siapapun cegah. Perpecahan kepercayaan didapatnya sebagai ganjaran meminang sang cinta pertama, dengan kepercayaan Clara mencintainya dengan hati terbuka, kematian yang merenggut Clara juga alasan mengapa ia tak pernah lagi membuka diri untuk secercah cinta yang fana. Baginya, cintanya hanya keluarga, selain itu? Hanya maya. Sama seperti yang ia bagi kepada Victoria, sanjungannya hanya bualan yang menambah bumbu romantisme walaupun kenyataannya tak ada dari mereka yang saling cinta.



can't hide, can't lie

all seeing eye

Erickson baru menyentuh Sacred Stone pada usia dua puluh satu tahun—jauh lebih lambat dibandingkan kebanyakan orang. Penundaan itu bukanlah pilihannya sendiri, melainkan akibat konflik yang melibatkan kedua kakak laki-lakinya dan mengguncang keluarga selama bertahun-tahun. Ketika akhirnya ia menerima berkat dari batu suci tersebut, ia dianugerahi kemampuan berwarna midnight blue, salah satu berkat yang dikenal sebagai kemampuan kelam sekaligus berbahaya.Kemampuan itu memungkinkannya melihat peristiwa yang terjadi di tempat lain, baik yang sedang berlangsung maupun yang telah lama berlalu. Dengan melafalkan mantra, "Reveal to me that which is hidden, unveiled to me what is forbidden," pandangannya akan melampaui batas ruang, membuka tabir atas kejadian-kejadian yang seharusnya tersembunyi dari mata manusia. Namun, kemampuannya memiliki batas yang mutlak: ia hanya mampu mengintip masa lalu dan masa kini, tidak pernah masa depan. Sehebat apa pun penglihatannya, takdir tetap menjadi wilayah yang tidak dapat ia sentuh.Meski terdengar nyaris sempurna, setiap penggunaan kemampuan ini menuntut harga yang tidak sedikit. Setiap kali mantra itu diwicarakan, luka-luka akan menjalar di wajah Erickson, menyerupai retakan yang terus meluas seiring bertambahnya frekuensi penggunaan. Lebih dari sekadar bekas luka, kemampuan tersebut juga mengikis umur pemiliknya, seolah setiap penglihatan yang ia curi dibayar dengan sebagian sisa hidupnya sendiri. Karena itulah, Erickson tidak pernah menggunakan anugerah itu secara sembarangan. Ia memahami bahwa setiap jawaban yang diperolehnya selalu dibayar dengan rasa sakit—dan waktu yang tak akan pernah bisa ia ambil kembali.

the mother, the queen

Merupakan istri petama dan satu-satunya yang menyandang titel Nyonya Willard. Dikenal sebagai pribadi yang penyayang, bertutur kata sopan, seorang ibu rumah tangga impian dengan kecantikan luar biasa.

Victoria I. Willard

Full name.    Victoria Iris Willard
Also known as.    Vic, Nyonya Willard.
Date of Birth / Age.    15 Desember.    49.
Height / Weight.   175 cm.    58 kg.
Current stay.    LA, USA.
Face Claim.    Mary, Identity V.
"Yardley" ialah nama keluarganya saat masih menjadi seorang gadis. Ia memiliki seorang adik bernama Ophelia Yardley, yang entah kenapa sifatnya berbeda seratus delapan puluh derajat dengannya.Dia memiliki figur ramping dengan tinggi 175cm dan berat idealnya 55 kilogram. Kulitnya seputih bangsawan, berpadu serasi dengan rambut pirang mentega yang selalu disanggul di belakang, tak jarang ia menambahkan lilitan kepang tuk menambah presensinya yang selalu terasa spesial.

Matanya berwarna biru gelap yang nyaris sama dengan warna lautan kelam, memberikannya kesan dingin dalam ke-eleganan yang tak bisa dibantah. Alisnya tegas dengan bulu mata yang selalu mencuat menambah lentik setiap ia mengerjap, bersamaan dengan riasan warna kelopak mata berupa taburan glitter halus dan lipstik bernuansa merah muda tua semakin menonjolkan kecantikannya.Berbeda dengan sang adik yang terkesan tidak peduli dengan penampilan dan justru menganggap Victoria berlebihan, perbedaan kentara mengantarkannya menjadi menantu satu-satunya keluarga Willard.

Bila Victoria diperlakukan layaknya Ratu, tidak hanya di rumah keluarganya, namun juga di rumah keluarga yang meminangnya. Segala hal yang diinginkan Victoria akan dia dapatkan dengan cara yang halus namun menekan. Seperti bagaimana keluarga Willard nyaris membatalkan relasi antar keluarga karena kematian dua kakak tertua, Victoria 'mengalah' dan memilih untuk menikahi Erickson Willard dalam dalih tidak akan membuat pendahulunya kecewa sebab relasi kedua keluarga sudah ditetapkan semenjak dia di usia belia.Menjadikannya sosok yang tak pernah terbantahkan, tak pernah tidak mendapatkan, dan selalu memiliki jalan kedua. Ia selalu menyembunyikan sifat buruknya di balik citra seorang wanita terhormat yang lembut dan anggun. Suaranya pelan, tutur katanya tajam namun terselubung, pembawaannya elegan, tenang, dan berkelas, sementara kecantikannya begitu memikat.. Victoria, dibalik senyumnya yang lembut dan tindakannya yang halus, tidak lain dan tidak bukan ialah sosok manipulatif yang bahkan memiliki Erickson, sang kepala keluarga, dalam telapak tangannya.Ketika itu datang pada keluarga, ia bisa menjadi sangat posesif dan protektif. Dia menyukai anak-anak, dia mencintai anak-anak, lebih dari yang orang-orang tahu, skandalnya terhadap kata suka dan cinta adalah sesuatu yang tidak pernah bisa dibayangkan manusia normal. Membuatnya selalu nampak menjadi wanita sempurna yang memiliki semua kepercayaan anak-anaknya, baik yang ia lahirkan sendiri atau bahkan yang orang kedua lahirkan.Bicara soal orang kedua, Victoria tidak pernah benar-benar memperlihatkan bahwa ia tidak menyukainya, kendati hatinya sakit melihat kepercayaan dan harga dirinya diinjak-injak. Ia melepaskan anak-anaknya, Yevhen dan Baron, untuk menilai dengan pemikirannya sendiri. Walaupun pada akhirnya, dialah orang yang paling bertanggung jawab pada kematian Clara, namun rasa bersalahnya ia bebankan kepada Erickson sendirian.Ia juga gemar mengundang orang lain menikmati waktu minum teh bersama secara santai dan tidak segan membantu mereka yang membutuhkan. Pada dasarnya, ia memang mampu bersikap baik dan penuh perhatian. Namun, kelembutan itu hanya diberikan kepada segelintir orang yang berhasil ia izinkan masuk ke dalam lingkarannya.Di balik sifatnya, Victoria mampu beralih dari kasih sayang yang tulus menjadi ancaman kekerasan hanya dalam sekejap terhadap siapa pun yang berani menentangnya. Meski menyukai dan mampu mengoperasikan persenjataan sungguhan, senjata terbaiknya masihlah sepenggal kata. Dengan kefasihan dan pesonanya, ia mampu memikat, membujuk, bahkan mengendalikan orang lain— atau, memenangkan permainan, terlepas dari siapapun yang ia hadapi.

outsider, the second

Diinginkan, tapi tak pernah menginginkan. Sebuah prodigi yang hadir diantara cerita berbalut darah dan hasrtat. Clara namanya, seorang istri kedua yang bahkan gelarnya tak pernah benar-benar ia inginkan sepanjang hidupnya, menggiringnya selalu ke liang lahat.

Moon Clara

Full name.    Moon Clara
Also known as.    문, Clara.
Date of Birth / Age.    14 Februari.   25.
Height / Weight.   173 cm.   56 kg.
Status.    Deceased.
Face Claim.    Han Yuri, Apollo's Heart.
Orang asing lebih pantas disebut untuk perempuan yang hadirnya menghancurkan segala harmoni yang telah dibangun bertahun-tahun.Ia adalah wanita kelahiran Korea Selatan yang memiliki kulit putih susu serta rambut hitam panjang menjuntai. Matanya bulat berwarna cokelat kekuningan beserta bibir yang senangtiasa merona tanpa sebab.

Clara memiliki tinggi ideal 173 sentimeter dengan berat badan 56 kilogram. Berangkat sebagai seorang teman kampus Erickson Willard yang bertandang ke Amerika untuk study exchange, Clara diam-diam menjadi mimpi dan hasrat terdalam Erickson sendiri.Walakin demikian, Clara tidak pernah benar-benar menolak Erickson, dia menganggap cintanya akan habis dimakan masa, seperti perpisahan mereka di dua tahun setelahnya.

Clara adalah pribadi yang simpatik, ia nyaris selalu memiliki tempat lembut untuk mengerti orang lain, atau sekadar berimajinasi merasakan asam pahit tempat seseorang sebelum banyak berkata. Ia adalah wanita yang naif, kalau boleh jujur, karena walau memiliki kepintaran diatas rata-rata dalam lingkup sekolahnya, Clara, dalam eksekusinya, menerima Erickson (walau sebenarnya dalam keadaan tidak sadar) di umurnya yang baru legal, 18 tahun, dan Erickson 28 tahun saat itu.Mimpi buruk yang mengawali pelajaran hidupnya ketika hal tak terbantah bahwa Erickson telah membawanya sebuah jiwa lain dalam tubuhnya. Moon Clara terpaksanya dideportasi dari Amerika, menuai kontra yang ditentang Erickson selaku ayah dari jiwa yang dikadung. Patah hati, Clara menimbun hidup dan mimpinya yang bergelimang cahaya di Korea Selatan, tepatnya sebuah desa yang jauh dari peradaban.Kala akhirnya ia bisa merasa tenang, menimang putra kesayangan dan satu-satunya, Moon Jae-jun, Erickson datang dalam bentuk dukungan finansial. Sebuah amplop yang akhirnya tak lagi bisa disanggah, menemani setiap tagihan dan sokongan kebutuhan hidup yang perlahan mencekik, Clara menganggap hubungan mereka tak pernah lebih dari sekadar kewajiban finansial.Atau tidak.Tiga belas tahun Clara dan Jae-jun hidup dalam tempurung berubah seratus delapan puluh derajat ketika Erickson menggotongnya kembali ke Amerika. Membawa hak sebagai ayah untuk menghidupi putra yang selama ini tak pernah dilihatnya seujung kuku. Mulanya Clara menolak mentah-mentah, namun setelah kenyataan bahwa mereka hidup dengan dukungan finansial Erickson yang mungkin akan memenangkan pengadilan atas haknya terhadap Jae-jun, Clara mengalah untuk menjadi bagian dari keluarga Willard.Di rumah megah yang terasa lebih seperti sangkar emas, satu-satunya orang yang justru mengulurkan tangan kepadanya adalah Victoria—istri pertama Erickson. Alih-alih memperlakukannya sebagai musuh, Victoria menjanjikan sesuatu yang tidak pernah dimiliki Clara selama bertahun-tahun: kebebasan. Sebuah kesempatan untuk meninggalkan keluarga Willard, memulai hidup baru, dan perlindungan penuh jika ia bersedia angkat kaki dari kediaman Willard bersama putranya.
Clara yang sudah tidak memiliki banyak opsi, akhirnya menerima tawaran itu tanpa ragu. Walakin, kebebasan yang sudah berada di depan mata tak pernah benar-benar berhasil ia genggam. Dalam perjalanan meninggalkan keluarga Willard, ia mengalami kecelakaan yang merenggut nyawanya. Sedangkan putranya, Jae-Jun (Yang akhirnya mengadopsi nama June), selamat dan akhirnya diasuh oleh Victoria dan Erickson.
Secara resmi, Clara dinyatakan meninggal akibat kecelakaan tragis. Pemakamannya juga digelar di Amerika, tanah yang seharusnya bukan tanahnya untuk pulang. Nahas tidak ada yang tahu; selama enam tahun terakhir, tubuh Clara disembunyikan oleh Erickson di sebuah ruang bawah tanah yang terkunci rapat di kediaman keluarga Willard. Aneh sekaligus mengerikan, jasadnya tidak menunjukkan tanda-tanda pembusukan sedikit pun, seolah waktu berhenti bekerja pada tubuhnya sejak hari kematiannya. Erickson tak pernah menjelaskan alasan di balik tindakannya, dan tak seorang pun selain dirinya mengetahui keberadaan Clara yang sesungguhnya.Bagi dunia, Moon Clara telah lama tiada. Namun jauh di bawah rumah keluarga Willard, ia tetap berbaring dengan mimpi akan kebebasan yang mustahil didapatkan, bahkan di akhir hayatnya.

first son, the light

Putra sulung keluarga Willard—seorang anak yang sejak awal dipersiapkan untuk mewarisi nama, kuasa, dan citra keluarga. Sebuah produk yang diagung-agungkan pada masanya; sebuah simbol, sebuah jalan, sebuah peran.

Yevhen V. Willard

Full name.    Yevhen Valerius Willard
Also known as.    Yevhen
Date of Birth / Age.    1 July.   28.
Height / Weight.   200 cm.   84 kg.
Current stay.    LA, USA.
Face Claim.    Leon Winston, Try Begging.
Yevhen memiliki tinggi 200cm dan berat sekitar 84kg dengan postur berdiri tegap dengan kesan disiplin yang terlatih. Bahunya lurus, geraknya minim namun terkontrol, mencerminkan seseorang yang terbiasa berada dalam struktur komando. Setiap langkahnya tenang, nyaris tanpa suara, seolah ia tidak pernah terburu-buru, bahkan dunia yang menyesuaikan ritmenya, bukan sebaliknya.

Rambut pirang yang selalu tersisir rapi ke belakang, memberi kesan bersih dan aristokrat.Tidak ada kesan berantakan; bahkan detail sekecil helai rambut tampak tertata, memperkuat citra ketertiban yang ia bangun di hadapan publik. Wajahnya tegas dengan garis rahang jelas dan simetri yang hampir terlalu sempurna, menciptakan aura dingin yang sulit ditembus.

Kulitnya pucat dan bersih dipadukan dengan mata berwarna biru—pucat namun tajam, selalu terlihat tenang, nyaris tanpa riak emosi. Tatapannya tidak mengintimidasi secara terang-terangan, melainkan mengamati dengan ketelitian yang membuat orang lain merasa sedang dinilai, bukan diperhatikan. Senyum tipis yang terkadang muncul di wajahnya jarang mencapai mata, lebih menyerupai gestur sopan daripada ekspresi kehangatan.Pada masa kecilnya, ia menghormati ayahnya dengan kepatuhan yang nyaris sempurna, percaya bahwa menjadi penerus adalah bentuk tertinggi dari pengabdian. Namun semua itu runtuh ketika kehadiran istri kedua sang ayah mengubah dinamika keluarga secara perlahan namun kejam. Kebencian yang ditanamkan—secara halus, membuat Yevhen menyadari bahwa keluarga bukan lagi tempat aman, melainkan panggung kepura-puraan.Seiring bertambahnya usia, Yevhen menunjukkan pola yang berbeda dari anak-anak seusianya. Ia tidak kesulitan memahami benar dan salah, tetapi tidak pernah memperlakukan keduanya sebagai batas mutlak. Baginya, nilai moral adalah konstruksi yang tunduk pada konteks dan hasil. Emosi ia pelajari sebagai respons yang dapat ditiru, disesuaikan, lalu disimpan kembali ketika tidak lagi dibutuhkan. Ketidakhadirannya dalam situasi empatik tidak pernah tampak mencolok—karena ia tahu persis kapan harus terlihat “normal”.Meski demikian, terdapat dua pengecualian yang tidak pernah ia rasionalisasi: ibu kandungnya dan adik bungsunya. Kepada sang ibu, Yevhen menunjukkan kesetiaan mutlak dan kepatuhan tanpa negosiasi. Sementara terhadap adiknya, ia bersikap protektif dengan cara yang hampir posesif. Di luar dua nama tersebut, hubungan bersifat transaksional, dan kepercayaan hanya bernilai selama masih menguntungkan.Penolakannya untuk menjadi penerus keluarga bukanlah bentuk pemberontakan impulsif. Yevhen menolak berjalan di jalur yang sama dengan ayahnya karena ia tidak ingin menjadi bagian dari topeng yang selama ini dijaga keluarga Willard. Ia memilih bergerak di luar struktur resmi, membangun pengaruh melalui jalur yang tidak tercatat, dan mengamankan posisi di titik-titik kekuasaan yang tidak terlihat. Baginya, menghancurkan Willard bukan berarti menghancurkan bangunan fisik atau nama semata—melainkan meruntuhkan legitimasi yang menopangnya, terutama figur ayahnya sebagai simbol moral palsu.Keputusan Yevhen untuk masuk militer lahir dari kalkulasi yang dingin. Militer menyediakan dua hal yang ia butuhkan: struktur absolut dan ruang legal untuk melakukan kekerasan tanpa pertanyaan moral. Di sana, ia berkembang dengan cepat. Disiplin tidak membatasi dirinya—ia justru unggul karena ketidakberpihakan emosionalnya. Dalam operasi, ia dikenal tidak bermurah hati, tidak ragu, dan tidak pernah bertindak atas dasar amarah. Kematian bukan sesuatu yang ia nikmati, tetapi juga tidak ia hindari; setiap korban adalah variabel yang telah diperhitungkan sebelum perintah dijalankan.Reputasinya membuat banyak orang takut, namun di saat yang sama menarik perhatian kalangan politik. Yevhen memahami bahwa kekuasaan sejati tidak hanya berada di senjata, tetapi pada arus uang dan legitimasi kebijakan. Melalui kerja sama dengan sejumlah politikus, ia turut mendirikan sebuah bank berstatus institusi negara—secara legal berada di bawah pengawasan pemerintah, namun secara praktik menjadi alat monopoli finansial bagi pihak-pihak tertentu. Bank tersebut berfungsi sebagai sirkulasi kekuasaan: dana publik, kepentingan politik, dan pengaruh militer bertemu dalam satu sistem yang tampak sah.Sebagai anak tertua, Yevhen juga mengetahui rahasia-rahasia keluarga Willard yang tidak pernah dicatat secara resmi—termasuk peran simbol dan artefak tertentu dalam menjaga narasi sejarah keluarga. Menyadari betapa rapuhnya fondasi tersebut, ia diam-diam memerintahkan seorang pekerja internal bernama Avery untuk membuat imitasi dari batu keluarga Willard. Tindakan ini bukan ditujukan untuk pencurian, melainkan untuk menguji sejauh mana legitimasi keluarga bergantung pada simbol semu.Yevhen Valerius Willard bukan monster, dan bukan pahlawan. Ia adalah produk sempurna dari sistem yang ia niatkan untuk runtuhkan—dan satu-satunya yang benar-benar tahu bagaimana cara melakukannya tanpa meninggalkan jejak.



I make 'em scatter

Incarnate Seer

Seorang seer yang tidak sekadar melihat masa depan, melainkan menghadirkannya. Tubuh dan jiwanya dapat turun ke masa depan sebagai saksi nyata, menjelajahi peristiwa yang belum terjadi dalam durasi panjang, sementara di dunia kini hanya berlalu beberapa detik.Dalam kondisi normal, ia tidak dapat menyentuh, berbicara, atau mengubah apa pun di masa depan tersebut. Ia hanyalah pengamat yang diizinkan oleh hukum takdir.Namun, dengan mengorbankan salah satu dari lima inderanya, ia dapat memberi bobot kausal pada keberadaannya—memungkinkan interaksi langsung seperti menyentuh, berbicara, atau bertarung.
Setiap indera hanya dapat digunakan dalam batas waktu singkat; melampaui batas akan menyebabkan kehilangan indera secara permanen.
Jika tiga atau lebih indera dikorbankan dalam satu intervensi, tubuhnya menunjukkan tanda fragmentasi temporal, ditandai dengan rambut yang memutih akibat konsumsi jiwa oleh waktu. Pengorbanan seluruh lima indera memungkinkan perubahan besar pada masa depan, tetapi memotong sisa hidupnya dan menimbulkan penderitaan ekstrem.

Second son, the shadow

Terlahir beberapa menit setelah si sulung membuatnya mendapatkan lini kedua dalam garis takhta. Walaupun memiliki kemampuan dan pendidikan yang setara dengan kakaknya, beberapa peraturan keluarga melarangnya diikut sertakan membuatnya selalu menjadi bayangan.

Baron H. Willard

Full name.    Baron Harriett Willard
Also known as.    Baron, Bear
Date of Birth / Age.    1 July.   28.
Height / Weight.   200 cm.   84 kg.
Current stay.    LA, USA.
Face Claim.    Chase Miller, Kiss Me if You Can.
Sebagai entitas kedua dari sang kakak, Baron tidak pernah bisa pergi sendirian; kemana sang kakak melangkah, disanalah ia bertandang ke arah yang sama. Kemana sang kakak merajai panggungnya, Baron akan berada di sisinya, menjadi pilar-pilar yang tidak hanya kuat, tapi juga menjaga.Baron tumbuh menjadi pria matang dengan tinggi semampai 200 cm dengan berat 84kg, tidak lebih dan tidak kurang, persis seperti si sulung.

Perangainya dipahat dengan kesempurnaan; kulitnya seputih susu yang membuatnya mudah terlihat merona, rahangnya tegas dengan leher yang jenjang. Hidungnya terbentuk lurus juga kental akan seorang kaukasia. Matanya ialah pancaran dari cahaya lila yang halus, satu-satunya hal yang jadi pembeda diantara dua anak kembar tersebut.Dalam berpakaian, Baron lebih sering berpakaian kasual yang sedikit lebih santai. Baron juga menyukai warna-warna terang, mendukung senyum lembut yang selalu hadir pada paras.

Di awal kehidupannya, berjalan bersisian bersama si sulung yang selalu dibangga-banggakan tak pernah seburuk itu. Di akhir hari, hanya ada mereka, yang membagi kisahnya kepada satu sama lain, membagi bebannya sama rata, dan membagi bahagianya tuk diicip bersama. Sebuah keharmonian yang menambah bubuk sempurna bagi para pemerhati keluarga. Bagaimanapun, mereka seorang Willard, mereka yang hidup di garis takhta. Dan menjadi pilar kedua tuk menyokong kakaknya? Bukanlah hal yang buruk, awalnya.Sampai semua jalan yang semula ditempa, disediakan, disinari sorot meraja ditinggalkan begitu saja. Hanya karena sebuah iri dengki kedatangan ibu kedua. Baron tidak pernah ada masalah menjadi yang kedua, lalu kenapa Yevhen sangat marah kalau ada orang kedua di keluarga? Baron yang saat itu berada di usia remaja tanggung tak pernah bisa membuka dendam dan amarah Yevhen dengan benar, dengan jelas.Hidup yang semula dibungkus manis oleh gula dan hangatnya sinar matahari berubah dalam satu masa. Itu adalah pukulan berat yang membuatnya harus menyesuaikan diri. Dia bukan lagi pilar kedua, saat sang kakak memilih meninggalkan jalannya dan membuat jalan sendiri, lalu apa yang terjadi pada jalan yang tadinya ada? Baron, mau tak mau, menjalani jalan yang tadinya dijalani setengah jiwanya yang lain. Menjalaninya sebagaimana mereka mengharapkannya demikian.Dia adalah pemerhati yang baik, atau mungkin bisa dikatakan terlalu baik. Baron mudah menempatkan diri sesuai yang dia inginkan dan yang dia perlukan. Mulutnya nyaris tidak pernah kehabisan kata, dia selalu bisa mengambil hati orang lain dengan secuil perhatian dan simpati yang ditorehkan. Ia sadar, mendapatkan hati seseorang akan selalu membuat jalannya kelak menjadi mudah.Walau wawasannya berkecukupan, Baron tidak menarik garis moral yang cukup antara hitam dan putih, segala halnya selalu ia katakan memiliki alasan untuk berdiri. Tak pernah ada putih diatas hitam, atau kebalikannya. Perspektif yang ditanam di sudut matanya adalah perspektif banyak orang, membuat Baron memiliki tendensi simpati yang cukup kental, walaupun pada eksekusinya, dia tidak benar-benar menganggap siapapun perlu dikasihani. Pertukaran nilai baik secara moral atau materi dibutuhkan untuk membuat dua sisi menjadi adil. Tanpa ada yang merasa lebih rendah dari sisi seberangnya.Sejatinya bukanlah seorang yang paling pintar, bukan juga paling ambisius, bukan juga yang terkuat, bukan juga yang paling jenaka, hanya seorang lulusan Antropologi yang tiba-tiba harus mengisi bangku identitas bisnis yang kental dan berbau busuk. Tentu, banyak hal yang tidak bisa ia kuasai, diluar kendalinya, diluar kuasanya. Namun segala kekurangan itu tak pernah ia muntahkan cuma-cuma. Baron akan berusaha keras untuk menutupi apa yang tidak sempurna dalam dirinya, demi sebuah tempat yang ia jaga baik-baik.Lagipula, apalah manusia tanpa sebutir kekurangan? Baron masih bisa belajar. Dalam proyeksinya, dia bahkan masih belajar, sampai akhir hidupnya dia akan terus belajar. Bukan untuk menjadi nomor satu, tapi untuk mempertahankan tradisi yang sudah dibangun oleh orang-orang sebelumnya. Untuk menghormati mereka yang telah berurai darah dibelakangnya. Tak pernah ada yang salah untuk menjadi spektrum tetap dalam sebuah objek. Tidak perlu ada ledakan yang membuat semuanya berantakan. Cukup satu hal konsisten yang dijalani dengan dada busung dan berbangga. Maka semuanya akan baik-baik saja.Walakin hidup menjadi cadangan, Baron mendapatkan reputasinya bukan hanya dari efek turunan. Orang gila kerja itu menguasai seluruh bisnis Willard—walau beberapa sudah ditugaskan kepada adik-adiknya—Baron menjadi satu-satunya yang mengendalikan mereka dalam satu gerakan jari. Memiliki topeng yang selalu tersenyum dan keramahan yang diluar akal tidak membuat sisi defensifnya berkurang barang satu partikel 'pun, justru sosoknya menjadi sosok yang sulit ditebak, membuat orang lain selalu was-was dalam pengaruhnya.Pada akhirnya, dia hanyalah seorang Willard. Yang menuruni sikap dominasi dan kemampuan diluar akal sehat. Selagi setengah jiwanya sibuk mencari muka kepada pemerintah, dirinya menata kekaisaran yang dihibahkan padanya dengan tangan terbuka. Menjadi berpengaruh tidak pernah seburuk itu, kan?



The taste of a liar!

Lie Detection

Baron menguasai kemampuannya saat menyentuh Sacred stone berwarna oranye. Baron mampu mendeteksi setiap kebohongan yang ia dengar secara langsung. Setiap kali seseorang mengucapkan kebohongan, telinganya akan berdenging sebagai penanda bahwa pernyataan tersebut tidak benar. Namun, kemampuan ini tidak mengungkap alasan di balik kebohongan itu, sehingga Baron kerap menarik kesimpulan yang keliru. Sayangnya, ia juga tidak dapat mengenali kebohongannya sendiri.Meski sangat akurat, kemampuan ini memiliki kelemahan besar. Paparan kebohongan secara terus-menerus akan membuat dengingan di telinganya semakin parah hingga menyebabkan pendarahan yang sulit berhenti. Untuk mengurangi efek tersebut, Baron hampir selalu menyumbat telinganya dan hanya membukanya saat benar-benar diperlukan.

illegitimate one, the harlot

Takdir menetapkan dirinya sebagai anak ketiga keluarga Willard, garis hidup memaksanya untuk terus memburu kasih, tak pernah mempermasalahkan intensi dan wujud dari hal yang ia kejar itu.

June C. Willard

Full name.    June Clarent Willard
Also known as.    June, Jun, Clare.
Date of Birth / Age.    19 June.   22.
Height / Weight.   176 cm.   60 kg.
Current stay.    LA, USA.
Face Claim.    Woo Joo-hyun, Feel My Benefit.
Berawal dengan kehidupannya di Korea bersama ibunya, Moon Clara, namanya adalah Moon Jae-jun (문재준). Ia menjalani hidup berdua bersama ibunya dengan penuh perjuangan. Rasa sayang serta protektif kepada sang ibu membuatnya menjadi sosok yang cakap, tangguh, serta cekatan selama masa mudanya. Terlepas dari hidup penuh kesengsaraan dan kesendirian baik dari sang ibunda serta dirinya, memori yang terbesit di hati Jun membekas dengan penuh arti, sampai pada akhirnya mereka dibawa oleh seorang ke negara antah berantah di masa mudanya pada umur 14 tahun.

Dua tahun ia hidup di tengah hiruk pikuk keluarga Willard, raganya seakan dibina dan dipoles menjadi figur rupawan yang elok. Rambut hitam gagak yang selalu mengkilap di bawah terang, raga kulit kuning langsat yang mengimbangi putih dari sang ibu menjadikannya kontras palet warna keseluruhan keluarga Willard yang sulit diabaikan. Benak sang anak ketiga ini masih belum bisa menerima kenyataan bahwa dirinya sekarang tidak berada di Korea lagi, orang-orang asing yang tiba-tiba menginvasi hidupnya tentu mengusik dirinya. Mata sayu tajam yang selalu mengawasi setiap gerak-gerik dapat dikelabui oleh senyum dari parasnya yang bisa dibilang feminim, bak cerminan dari sang ibu yang sudah mengambil hati sang kepala Willard.

Saat waktu bertitah, realita menjadi patuh dan mengorkestrasikan lembaran takdir selanjutnya. Kematian ibunya mengakibatkan pukulan yang amat memilukan bagi Jun. Awalnya, kasih sayang ibunya selalu dijadikan pedoman, dijadikan pegangan. Sejak kehadiran ibunya menjadi nihil, dirinya menjadi goyah; bayangan dari masa lalunya. Ia masih mempertahankan keramahan serta keceriaannya, namun di belakang itu; kehausan dan kerinduan akan sumber kasih sayang yang sudah sirna menjadi penggerak utama motor jiwa Jun. Lambat laun, ia menjadi sosok yang berperilaku ramah yang lambat laun akan berusaha menempatkan dirinya kepada seseorang—sesuatu yang membuatnya nyaman. Tak peduli seberapa semu atau pahit wujud kenyamanan itu, ia akan mendekapnya sekuat tenaga, menjadi pelabuhan sekaligus perahu yang rela perlahan tenggelam, demi tidak kehilangan hangat yang tersisa.Pada akhirnya, Moon Jae-jun menyerah melawan belenggu takdirnya. Ia mengubur identitas lamanya hidup-hidup dan bertransformasi sepenuhnya menjadi June Clarent Willard. Bak mahakarya yang usai diukir dan dipahat sedemikian rupa oleh waktu; apa salahnya jika ia menenggelamkan seluruh jiwanya pada takdir ini?

first daughter, the lovers

Si Bungsu, anak keempat dari keluarga Willard sekaligus anak perempuan pertama dan satu-satunya. Ia telah kembali. Kembali dari jarak ketidakpastian, mengisi kekosongan tak berarti.

Arlatte M. Willard

Full name.    Arlatte Merliorate Willard
Also known as.    Arlatte, Latte.
Date of Birth / Age.    8 Sep.    19.
Height / Weight.   168 cm.   48 kg.
Current stay.    Mittelbergheim, France.
Face Claim.    Jeong Ayeong, Fill Me With Your Lust!
Si Bungsu, anak keempat dari keluarga Willard sekaligus anak perempuan pertama dan satu-satunya. Tumbuh dengan kasih sayang penuh dan cinta dari keluarganya. Ia paling bahagia di dunia memiliki keluarga seperti mereka, tanpa tahu garis gelap lambat laun kian membesar mengekor tiap tungkai membawanya. Dibalik cerianya si Bungsu Willard, takdir memilih merubah sedikit garis takdir untuknya. Mengoreksi dengan menambah bumbu yang merubah dinamika dunianya.

Si Bungsu Willard kembali pulang. Pulang dengan penampilan barunya. Rambut hitam panjang sedikit bergelombang, manik netranya biru sapphire, tinggi tubuh semampai dengan berat badan proporsional menjadi pesonanya. Tatapan tajam bagai macan kumbang hitam mengunci mangsanya namun sendu, mawar hitam cantik dan berduri, begitulah Arlatte digambarkan oleh segelintir orang. Bukan tanpa alasan ia mengubah warna rambutnya. Entah mungkin, nanti, ia kembali dengan rambut pirang kebanggaannya.

Belasan tahun menghilang, membuat kekosongan mutlak posisi bungsu di rumahnya. Tiba di tempat asing dalam keadaan bingung. Arlatte yang berumur 5 tahun, penampilan kumuh dengan rambut kusutnya, terpontang-panting hingga sampai disebuah pedesaan di Mittelbergheim, Prancis. Tinggal disebuah panti asuhan cukup diketahui pada kalangan tertentu. Di sini lah kehidupan seorang Arlatte berubah, pun nama Arlatte Merliorete Gérin lah namanya saat itu. Hanya nama itu yang disebut di sana. Arlatte dilatih dan didik keras oleh pemilik panti asuhan, yang juga mengakui dirinya sebagai 'ayah' buat Arlatte semasa di sana. Penuh darah dan banyak kejadian amoral diluar akal orang normal. Sejatinya Arlatte tidak kekurangan cinta, banyak cinta yang ia terima sampai 'cinta' bentuk kasih sayang paling tinggi tak luput dari kisahnya. Menambah gelap saja bayang mengekori.Dan siapa sangka dalam hitungan beberapa tahun, Arlatte kecil berubah jadi pembunuh bayaran mengikuti jejak sang 'ayah' dan digadang-gadang menjadi penerus ambisinya. Memupuk sedemikian rupa ambisi tanpa tahu seperti apa garis hidupnya nanti. Nyatanya, ambisi itu tidak akan terwujud. Keberadaannya ditemukan oleh anak sulung Willard beberapa tahun kemudian. Ia ingat wajah itu, wajah sang kakak, Yevhen. Ia ingat namanya.Walaupun demikian, hubungannya dengan Mittelberg tetap terikat. Ia tetap terikat sampai kapanpun. Karena ia berhutang pada mereka yang menjaganya. Anggap saja semacam balas budi.Kini, namanya menjadi Arlatte Merliorate Willard. Sedikit keraguan untuk meminta, agar nama tengahnya tetap menjadi bagian namanya dan ia bisa mengingat nama itu darimana asal nama itu diberikan. Sebagai tanda keterikatan.